Selasa, 13 Maret 2012

Bacabaca 3: Arswendo Atmowiloto - 3 Cinta 1 Pria

Berhubung saya akhir-akhir ini sedang kelewat bokek dan nggak ada kerjaan, saya rela deh baca buku sampai berhari-hari. Hehe. Sebenarnya itu alasan pembenaran. Pasalnya, saya akhir-akhir ini sedang coba-coba baca essay berat, terutama karya Goenawan Mohamad. Jadilah, buku yang saya beli dan saya jadikan buku bacaan untuk reading challenge di Goodreads malah terabaikan. Seharusnya, bulan Maret ini saya sudah bisa habis membaca 15 buku, karena satu bulan ditarget untuk membiasakan diri membaca buku sekurang-kurangnya 5 buku. Eh, karena kebanyakan buku yang pengen dibaca, saya malah nggak cepat-cepat membereskan reading challenge. Ya sudahlah, karena saya sudah sok-sok'an membaca 60 buku dalam setahun, sebagai reading challenge dan itu berarti, saya harus konsekuen sekaligus konsisten membaca.

Nah, saya pun akhirnya berhasil menuntaskan buku yang ke-12 di tahun ini. Saya membacanya sampai berminggu-minggu. Saya pikir, buku ini sejenis novel ringan satir. Eh, ternyata saya salah. Buku ini adalah buku novel dewasa-satir khas Arswendo Atmowiloto yang biasanya. Saya membacanya sambil berpusing-pusing ria. Tak jarang juga saya kembali ke bab sebelumnya, hanya untuk membuka pikiran saya yang dipusingkan dengan beberapa bab setelahnya. Saya harus bersusah-payah untuk membaca awal-awal cerita, karena seringkali lupa cerita sebelumnya, saat sedang berada di tengah-tengah konflik.

Saya tidak menyarankan kalian semua membacanya. Kenapa? Yaaaa karena begitulah. Sekali lagi, saya tekankan bahwa novel ini adalah novel DEWASA! Novel ini satir dan tidak jarang kita temui beberapa dialog yang 'mengundang'. Maksudnya, novel ini hanya diperuntukkan untuk pembaca dewasa dan 20 tahun ke atas, seperti saya. :))

Penampakan Buku Yang Fenomenal!
(Padahal saya pun kadang geli kalau sedang membacanya, karena darah tiba-tiba berdesir. Haha!)

Buku ini berkisah tentang seorang lelaki  bernama Bong. Lelaki yang tak punya orang tua, hidup seadanya, sampai dia bisa terkenal dengan ceritanya. Menjadi pelukis, terkena peluru tawuran, menjadi tukang pembuat kalung batu yang terkenal, dan membuat trend nasi goreng pedasdasdas. Lelaki yang suka sekali mengamati ikan lele, pohon talok, dan memakai sarung kemanapun.

Kisahnya dimulai ketika dia menjadi pelukis dan dipertemukan secara tidak sengaja dengan seorang perempuan bernama Keka. Dia jatuh cinta pada Keka, meski ditentang orang tua Keka. Mereka pun diam-diam berpacaran, bahkan bercinta. Sampai akhirnya, Bong mengerti bahwa inilah cinta sejati, meski tak berakhir di pelaminan.

Sampai Keka pergi dan menikah dengan lelaki yang tak dicintainya. Bong sedih, tapi tak marah. Dia pun datang dan menanyakan kabar, sampai Keka benar-benar tak bisa bertemu lagi karena divonis sakit. Bong pun bertemu anak Keka, yang dia panggil Ke. Ke ini rupanya jatuh cinta juga dengan Bong! Saat dia mengalami musibah karena kehamilan di luar nikah, Bong yang menolongnya. Dan Bong yang menyelamatkan bayi di kandungan Ke, agar tidak jadi digugurkan. Sejak itulah, anak Ke dipanggil Keka Siang, karena lahir siang hari.

Tampilan Imajinatif Bong
(menurut saya seperti ini dan kanan kiri
sama saja)
Gambar diambil random di google

Selang waktu berganti, selang generasi berganti. Entah apa yang Tuhan dan bumi lakukan. Dua generasi setelah Keka, mencintai Bong. Pada akhirnya, Keka yang sudah menjadi nenek pun cemburu dan meminta penjelasan. Bong tak bisa berkutik, karena dia paling tak bisa memilih. Dan akhir cerita ini adalah, Keka dan Keka Siang sama-sama menjadi istri Bong. Waw! Dua istri sekaligus! 

Sungguh novel yang sangat lucu kalau menurut saya. Dikemas dengan sederhana dan apa adanya. Tak ada kisah cinta yang seklise kisah cinta di novel-novel masa kini. Saya bisa maklum lah, karena novel ini ditulis oleh Arswendo Atmowiloto. Dan penggambaran tokoh Bong pun sangat apa adanya namun berkharisma. Gondrong, easy going, jarang ambil pusing namun bisa menjadi bijak sewaktu-waktu. Membaca ini saya jadi mengingat sosok teman-teman saya yang notabene dari kalangan seniman IKJ dan preman gondrong. :D

Novel ini saya rekomendasikan untuk kalian yang sudah dewasa dan ingin mengenal cinta yang apa adanya. Untuk pembaca di bawah 20 tahun, tidak disarankan untuk membaca ini ya! :D

Judul Buku: 3 Cinta 1 Pria
Pengarang: Arswendo Atmowiloto
Penerbit: Gramedia
Tahun Rilis: 2008
ISBN: 9789792240740
Pages: 296
Genre: Roman Dewasa
Harga: Rp 40.000,-
Rate: 4 / 5

60 komentar:

  1. dilihat dari reviewnya, kayanya ceritanya gak terlalu berat ya, hmmm ... saya udah dewasa blm ya, wew :D

    BalasHapus
  2. @Stupid monkeyMas Stumon kayaknya mirip sama karakter Bong deh yaaah. :P hehehehehehe.

    BalasHapus
  3. Wah, Bang Bong ....
    Cinta pertamanya dak kesampaian :(

    BalasHapus
  4. @Anak Rantauudah baca juga yaaa? :( sedih yaaa T_T

    BalasHapus
  5. Sudah terdaftar! Terima kasih sudah berpartisipasi :)

    BalasHapus
  6. waduh, banyak amat buku yang bakal dibaca, ampuuunnn :D

    BalasHapus
  7. Berarti aku belum bisa baca ya.
    Belum prnah euy baca tulisannya Arswendo.
    Kalau mbak setahun 60 aku 100 hahahaha, tapi baru target sih dan baru 11 yang kubaca hehe

    BalasHapus
  8. novelnya menarik apalagi isinya tentang cinta,i like it....

    sukses ya GA-nya

    BalasHapus
  9. @Ayu Welirangwew, masa seh, hihihi ... au ah ..#ngibrittt

    BalasHapus
  10. ehm.... menghindari buku yg bikin pusing :-| *balik baca manga onlen*

    BalasHapus
  11. @Nuran WibisonoBerhubung gak punya tv, hiburannya cukup buku dan koran saja. :D

    BalasHapus
  12. @Tebak Ini SiapaKurang lebih sama laaah kayak tulisan Sudjiwo Tejo

    BalasHapus
  13. @Miss 'Ubaca atau lihat manga? wkwkwkwk

    BalasHapus
  14. @Stupid monkeyIyaaa. Jangan poligami yaaa. Wwkwkwkw

    BalasHapus
  15. @Ayu Weliranggak janji yooo ...sementara origami dulu deh, wew :p

    BalasHapus
  16. foto randomnya ga banget deh,

    keliatan dari namanya aja udah sulit, keka, ke, keka siang

    BalasHapus
  17. Arswendo ya?
    patut dibaca kayaknya :)

    BalasHapus
  18. @Stupid monkeyYang penting kan mas Stumon mirip Bong. *fansberat

    BalasHapus
  19. @Fajrin ThamrinSila dibaca, kalau memang anda sudah dewasa. :))

    BalasHapus
  20. @AntaresaMaklum, saya makannya buku roman sastra atau esai.. XD

    BalasHapus
  21. Wah hebat udah baca banyak buku tahun ini, aku malah degradasi nih sepertinya, keasyikan ngeblog dan twitter dll *pembenaran hehe

    BalasHapus
  22. saya masih kecil kaka. saya boleh ikuta baca??? ehek ehek...

    BalasHapus
  23. dan sy msuk kriteria "layak baca"... hehe

    Btw, salam kenal juga Ayu...

    BalasHapus
  24. @NFwow.. gpp teh, kan baca blog n twitter sama juga dengan baca 'buku'. :D

    BalasHapus
  25. @AnnesyaBoleh dooong :P Masa gak boleh. wkwkwkwk

    BalasHapus
  26. @Salki SasmitaLayak baca dengan konten dewasa. XD

    BalasHapus
  27. Pilihan nama2 tokohnya khas Arswendo sekali yah 'BONG', 'KEKA', nama2 yang aneh ... :D

    Isinya gokil juga. Bisa2nya mengambil jalan berani begitu ya, mengawini wanita 2 generasi ... gila ... gila :D

    Kalo sinetron khas Arswendo saya suka. Nilai2 manusiawinya itu natural banget. Dan tokoh2nya juga bermain natural.

    BalasHapus
  28. @MugniarKeluarga cemara yaaa contohnya :D

    BalasHapus
  29. pengen bacaa..tapi gimana, saya masih unyuu banget nih
    =P

    BalasHapus
  30. waduh... dewasa baget ceritanya gan. ane takut gan. ntar malah ketularang 'bercinta' sana sini. tapi ane tertarik dengan reviewnya. makasih ya..

    BalasHapus
  31. @Ayu Welirang
    Ayuu... kayaknya aku setuju dengan pendapatmu yang ini deh... hehe

    BalasHapus
  32. berarti aku udh boleh baca donk ini? hehe...
    menarik, btw ini GA? atau yang mana yang diikutkan GA Yu? #garuk-garuk kening...

    BalasHapus
  33. hmm......
    bukan genre fav ku sih....
    :P

    BalasHapus
  34. review yang sangat menarik, dan saran untuk tidak membacanya, rasanya patut untuk tidak dihiraukan. Hahahaha,.. pinjem donk mbak bukunya :p

    BalasHapus
  35. @alaika abdullahIya ini GA tapi asalnya ini memang artikel untuk tulisan di blog aja, nggak berminat untuk diikutkan GA. Eh, bertepatan dengan GA-nya blog sebelah ya udah saya daftarin aja tanpa saya edit lagi hehe.

    BalasHapus
  36. @armaeSini-sini ke tempat kerja saya, saya pinjemin. Wkwkwkwk.

    BalasHapus
  37. gapbuk juga nih aku. . . malah baru tau da buku kaya gitu. . . :(

    BalasHapus
  38. asik jadi Bong dicintai 3 wanita hehehe :p tp koq ya daari keturunan yg sama :D ide cerita yg unik

    BalasHapus
  39. cinta dan dewasa,
    tema berat buat saya yang masih unyu #pengakuantanpa dosa :P

    BalasHapus
  40. @TabahHualah. Padahal ini buku lama lhoooo :D Arswendo yang nulisnya, penulis kelahiran 48

    BalasHapus
  41. @Corat - Coret [Ria Nugroho]Nah itu. Seperti ada benang merah antar tokoh. :D

    BalasHapus
  42. @Arr RianKamu unyu darimanaaaaaaaaaa Arr. XD :P

    BalasHapus
  43. karya tulis bukunya Arswendo memang dikenal penuh dengan unsur kejutan :)

    BalasHapus
  44. @Ayu Welirang

    Iya betul .. Keluarga Cemara :D

    BalasHapus
  45. @Ayu Welirang baca, kan ada tulisannya yu :P :P

    BalasHapus
  46. Keka & Keka Siang jadi istrinya Bong.

    Terus, si Ke, (emaknya Keka Siang-anaknya Keka), kenapa enggak ikutan sekalian jadi istrinya si Bong ya??

    hehehehehe
    :P

    BalasHapus
  47. @enhasoalnya si Ke memutuskan untuk nikah sama lelaki yang tak dicintai. wkwkwkwk.

    BalasHapus
  48. @Ayu Welirangwah, kalo si Ke juga nikah sama si Bong, entar malah repot tuh kayaknya...
    hehehehehe...

    BalasHapus
  49. @enhaahahahaha :D iya malah repot. lagian kan harusnya gak boleh.

    BalasHapus